Siang itu suasana begitu panas, mia masih menggerutu dengan tugasnya yang begitu banyak. dia berceloteh sendiri tampa ada yang mempedulikannya.segera diambilnya kunci motor yang ada dikantong celananya, tiba-tiba sebuah motor menyenggol badannya.hati mia semakin berang kepada orang yang memakai motor itu. Tampa basa-basi mia mendorong motor yang menyeggolnya. “bisa ga sih loe bawa motor….????”.ucap mia sambil naik pitam dan mendorong untuk kedua kalinya.pemilik motor dengan santai nya menjawab dan membuka helm dan jeket merah yang dipakainya,pemilik motor itu adalah cowok tampangnya lumayan keren untuk levelan anak kampus.“emang gw yang salah ya?gak merasa tuh,gw musti buru_buru kelokal,dosen gw udah mau masuk sampai jumpa lain waktu ya…see u”cowok itu pun berlalu meninggalkan mia. “awas loe..” mia mengepalkan tangan mungilnya.
sebenarnya mia bukanlah anak yang sombong atau sok hebat.mia adalah anak yang manis dan mencintai keluarganya mia rela part time dan bekerja disebuah café,untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ibunya adalah seorang pegawai yang bekerja dikantor pemerintahan,ayahnya adalah seorang masinis kereta api.tapi enam bulan yang lalu ada sebuah kecelakaan kereta apiyang membuat ayahnya meninggal,pada waktu kecelakaan itu mia sedang mengikuti ujian akhir nasional(UAN). Kondisi itu membuat hati mia sangat terpukul,mia merasa tak rela dengan keadaan yang menimpa keadaan keluarganya.akhirnya pada massa saat pengumuman kelulusan mia gagal.hari-harinya penuh dengan kegagalan. Cita-citanya untuk masuk kesebuah Perguruan Tinggi Negeri yang terkenal diJakarta pun gagal.mamanya berusaha untuk memujuk mia agar mia mau kuliah lagi walau harus di Perguruan Tinggi Swasta dengan mengikuti ujian paket C. padahal sebenarnya mia adalah seorang murid yang penuh dengan berbagai prestasi baik yang akademik maupun non-akademik kepergian ayahnya adalah luka yang dalam baginya,apalagi ibu mia harus selalu cuci darah karena ginjal yang dideritanya,walaupun sakit ibu mia tetap untuk bekerja karena gaji itu dibayarkan untuk cuci darah .sejak saat itu mia berusaha untuk bangkit dari ketepurukannya.mia berpikir bahwa hidup bukanlah untuk sekarang saja,tapi hidup itu akan berlanjut banyak hal-hal yang musti dilakukan. Hasil kerja dicafe digunakan mia untuk membayar kuliahya dan makan sehari-hari .
***
“hai mi…!!”putri menyapa mia dari kejauhan. Putri adalah teman mia sejak SMA sekaligus teman mia di cafe tapi putrid tidak melanjutkan kuliah.”udah deh jangan sok perhatian ma gw, layanin deh tamu-tamu,ntar mereka marah-marah lagi”mia berjalan menuju ruang ganti untuk mengganti baju kerjanya.suasana ditoko kue memang selalu ramai,apalagi siang-siang.jarak antara kampus dan cafetempat mia bekerja enggak terlalu jauh jadi kalau siang-siang begini tamu yang paling sering datang adalah mahasiswa.cafe ini gak asing lagi bagi para mahasiswa,letaknya yang strategis dan tempatnya yang unik menjadi incaran,namanya pun gak asing lagi “sweet cake café(SCC) yang menyediakan berbagai jenis kue-kue yang unik dan minuman yang menyegarkan.
”selamat siang ada yang bisa dibantu?” Tanya mia kepada pembeli tersebut,pembeli itu memandangi mia dari bawah sampai keatas.”maaf ada salah dari penampilan saya?”mia merasa canggung dengan orang yang ada dimeja tiga, tepatnya disudut dekat vas bunga dengan rangkaian bunga yang indah dan menambah keindahan suasana.”enggak,Cuma aku merasa pernah liat kamu dikampus,aku sering kesini untuk makan,tapi aku ga pernah liat kamu,atau…kamu baru bekerja disini ya?”.sambil berusaha untuk mencairkan suasana .”ga juga,aku udah lima bulan ko kerja disini,aku kuliah sambil kerja”ucap mia sambil tersenyum sambil memberikan daftar menu.”o iya aku lupa,beberapa bulan yang lalu aku pergi study banding dengan pengurus BEM kenalkan aku faza kuliah ditirta dharma juga,kamu semester satu kan?” Tanya cowok itu sambil mengulurkan tanganya kepada mia sebagai tanda perkenalan . “mia,yupz ….jadi mau pesan apa ni?o ya, ada cake baru lho…chese apple sweet cake,perpaduan antara buah apel dan keju dengan taburan gula,enak lho”mia mencoba untuk memaparkan kelezatan dan kelembutan pada cake tersebut,sambil tetap tersenyum.”ya udah aku pesan itu aja dengan orange juice.aku kebelakang dulu”ucap cowok itu sambil berdiri untuk keluar karena dia belum menunaikan salat zuhur.
faza memang begitu taat beribadah, sebagai aktifis yang selalu sibuk faza berusaha untuk menunaikan kewajiban yaitu salat,hari-harinya pun tak pernah ketinggalan dengan membaca al-qur’an, faza adalah mahasiswa semester lima di Fakultas Ekonomi Tirta Dharma.banyak cewek-cewek di kampus suka dengan ketampanan faza, tapi faza selalu menghiraukannya saja.karena baginya adalah kuliah dan berorganisasi,faza tidak begitu mempedulikan punya cewek atau enggak,yang penting memperbanyak teman dalam pergaulan.
***
“cieh-cieh……udah gak marah –marah lagi ceritanya?”putri menertawakan mia sambil mengambil cake dan minuman yang dipesan faza. “ga juga tuh……..”mia berlalu meniggalkan putri dan membawa cake yang dipesan pembeli dimeja nomor tiga tersebut,tepatnya adalah faza.tiba-tiba ketika mia mau meletakkan cake dan orange juice dimeja tersebut seseorang menyenggol lengan mia,dan “brakk” semuanya jatuh dan tumpah baju mia kotor mia menoleh kebelakang dan melihat siapa yang menyenggol lengannya sampai bajunya menjadi kotor dan basah.
“what?loe lagi loe lagi?punya mata gak seh?”mia menunjuk-nunjuk cowok yang menabraknya.
“Sorry ya mbk..ga sengaja ..” sambil meletuskan permen karet yg dikunyahnya didepan muka mia.tampak wajah mia keliatan kesal sekali dengan tingkah cowok yg udah menabraknya.

weh..pasti wes klo cewek yg cerita ada cowok ganteng dan jutek pd cewek yang sok gak peduli,dan akhirnya tuh cewek jatuh cinta pada tuh cowok...hehehheheh.....
BalasHapusgak ada ide :(
BalasHapus