Sabtu, 21 Mei 2011

tugasnya_shieputri

pertemuan 1
RUANG LINGKUP MEDIA PENDIDIKAN
1. Pentingnya Media Pendidikan
Media pendidikan sangat penting dalam proses pengajaran, karena dalam pengajaran guru akan menyampaikan sesuatu kepada anak didiknya berupa pesan.
Dapat digambarkan:




Bagan ini menunjukan bahwa dalam proses pembelajaran itu terdapat pesan-pesan yang harus dikominikasikan. Pesan tersebut biasanya merupakan isi dari suatu topik pembelajaran. Pesan-pesan tersebut disampaikan oleh guru kepada siswa melalui suatu media dengan menggunakan prosedur pembelajaran tertentu yang disebut dengan metode.
2. Pengertian Media
Kata “media” berasal dari kata latin, merupakan jamak dari kata “medium”. Secara harfiah kata tersebut mempunyai arti perantara atau pengantar.
Beberapa pengertian media menurut para ahli:
Tekhnologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Jadi media adalah perluasan dari guru. (Schram, 1977).
Sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun audio visual, termasuk tekhnologi perangkat kerasnya. (NEA, 1969).
Alat untuk memberikan perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar (Briggs, 1970).
Berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar (Gagne, 1970).
Jadi media adalah alat perantara untuk penyampaian pesan dalam proses pembelajaran.

3. Fungsi Media Pembelajaran
a. Penggunaan media pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan tetapi memiliki fungsi tersendiri sebagai sarana bantu.
b. Media pembelajaran merupakan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran.
c. Media pembelajaran dalam penggunaannya harus relevan dengan kompetensi yang ingin dicapai dan isi pembelajaran itu sendiri.
d. Media pembelajaran bukan berfungsi sebagai alat hiburan
e. Mempercepat proses belajar
f. Meningkatkan kwalitas
g. Meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berfikir.

4. Kegunaan Media Pembelajaran
a. Memperjelas pesan
b. Mengatasi keterbatasan ruang
c. Menimbulkan gairah belajar
d. Memungkinkan anak mandiri
e. Member rangsangan yang sama

5. Ciri-ciri Media Pembelajaran
a. Ciri fiksative (fixative property)
Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan dan mengkonsentrasikan suatu peristiwa atau objek. Contoh, fotographi, video, tape, audio tape.
b. Ciri Manufulatif
Mentransformasikan suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manufulatif.
c. Ciri Distributif
Memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulasi pengalaman yang relatif.

6. Sejarah Perkembangan Media
Pada awal sejarah pembelajaran, media merupakan alat bantu yang dipergunakan oleh seorang guru untuk menerangkan pelajaran. Alat-alat bantu yang mula digunakan adalah alat bantu visual, yaitu berupa sarana yang dapat memberikan pengalaman visual kepada siswa. Antara lain untuk mendorong motivasi belajar, memperjelas dan mempermudah konsep yang abstrak, dan mempertinggi daya serap atau retensi belajar.
Pada pertengahan abad ke-20 lahirlah alat bantu audio visual yang terutama menggunakan pengalaman yang konkret untuk menghindari verbalisme.
Pada akhir tahun 1950 teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan media, sehingga fungsi media selain sebagai alat bantu juga berfungsi sebagai penyalur pesan.
Pada tahun 1965 pengaruh pendekatan sistem mulai memasuki khazanah pendidikan dan pembelajaran. Hal tersebut mendorong digunakannya media sebagai bagiam integral dalam proses pembelajaran.
Saat ini kita berada diera informasi dan globalisasi yang ditandai dengan informasi yang bervariasi di Negara- Negara yang telah maju. Media telah mempengaruhi kehidupan hampir sepanjang waktu.

pertemuan 2

KLASIFIKASI MEDIA PENDIDIKAN
1. Klasifikasi
a. Menurut Para Ahli
- Edgar Dale
Mengklasifikasikan media pembelajaran berdasarkan penglaman belajar anak didik, yaitu dari yang bersifat konkret sampai yang abstrak. Pengalaman meliputi: lambang kata/ verbal; lambang visual; lambang poto album; rekaman, video dan gambar; gambar hidup; televisi.
- Hamijaya
Media dan tekhnologi pendidikan yang digunakan secara massal, seperti televisi;, film; slide; radio, Media dan tekhnologi pendidikan yang penggunaanya secara individual seperti kelas lab; alat otoinstruktif.
- Gerlach dan Elly
Gambar diam; gambar gerak; rekaman suara; televisi; benda-benda hidup; instruksonal terprogram.
- Rudy Bretz
Bretz mengidentifikasikan ciri utama dari media menjadi tiga unsur pokok, yaitu suara, visual dan gerak.
- Duncan
Dalam menyusun taksonomi media menurut hierarki pemanfaatan untuk pendidikan, Duncan ingin menjajarkan biaya investasi, kelangkaan, dan keluasan lingkup sasarannya disatu pihak dan kemudahan pengadaan serta penggunaan, keterbatasan lingkungan sasaran dan rendahnya biaya dilain pihak dengan tingkat kerumitan perangkat medianya dalam satu hierarki.


- Briggs
Taksonomi ini lebih mengarah pada karakteristik menurut stimulasi atau rangsangan yang dapat ditimbulkan dari media sendiri, yaitu kesesuaian rangsangan tersebut dengan karakteristik siswa, tugas pembelajaran, bahan, dan transmisinya. Briggs mengidentifikasikan 13 macam media yang dipergunakan dalam proses belajar mengajar, yaitu: objek, model, suara langsung, rekaman audio, media cetak, pembelajaran terprogram, papan tulis, media transparasi, film rangkai, film bingkai, film, televisi dan gambar.

- Gagne
Gagne membuat 7 macam pengelompokan media, yaitu benda untuk didemonstrasikan, komunikasi lisan, media cetak, gambar diam, gambar gerak, film bersuara, dan mesin belajar.
- Edling
Dalam penyusunan ini Edling beranggapan bahwa siswa, rangsangan belajar dan tanggapan merupakan variabel kegiatan belajar dengan media. Ia berpandangan bahwa pendekatan menurut model Guilford dan Bloom cukup memadai untuk mengklasifikasikandimensi siswa dan tanggapan, karena itu dalam usahanya hanya memusatkan pada variabel rangsangan saja.

2. Jenis dan Karakteristik
a. Media Grafis
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, idea tau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka-angka, dan simbol/gambar. Simbol dalam media grafis perlu dipahami sekali agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan lebih efektif dan efisien.
Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang.
Yang termasuk media grafis:
1. Gambar atau foto
Media pendidikan yang paling banyak dipakai karena media dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana.
2. Sketsa
Gambar yang sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokok dari suatu bentuk gambar.
3. Diagram
Ganbaran sederhana yang dirancang untuk memeperlihatkan hubungan timbale balik yang biasanya disajikan melalui garis-garis symbol.
4. Bagan/chart
Pesan yang akan disampaikan biasanya ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau hubungan-hubungan penting.
5. Grafik
penyajian data berangka melalui perpaduan antara angka, garis dan symbol
6. Kartun
Suatu gambar interpretatif yang menggunakan simbol-simbol untuk menyampaikan sesuatu pesan secara cepat dan ringkas atau sesuatu sikap terhadap orang, situasi, atau kejadian-kejadian teretentu.
7. Poster
Sajian kombinasi visual yang jelas, mencolok, dan menarik dengan maksud untuk menarik perhatian orang yang lewat.
8. Peta dan globe
Pada dasarnya peta dan globe berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi.
9. Papan flannel
Papan yang berlapis kain flannel untuk menyajikan gambar atau kata-kata yang mudah ditempel dan mudah pula dilepas.
10. Papan bulletin (bulletin board)
Papan biasa tampa dilapisi kain flannel. Gambar-gambar atau tulisan-tulisan biasanya langsung ditempelkan dengan menggunakan lem atau alat penempel lainnya.
b. Media Audio
Media audio adalah media yang penyampaian pesannya hanya dapat diterima oleh indera pendengaran. Pesan atau informasi yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambing-lambang auditif yang berupa kata-kata musik dan sound effect.
Yang termasuk media audio:
1. Radio
Media audio yang penyampaiannya dilakukan melalui pancaran gelombang elektromagnetik dari pemancar.
2. Tape
Media yang menyajikan pesannya melalui proses perekaman kaset audio.
3. Laboratorium bahasa
Alat untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan cara menyajikan materi pelajaran yang disiapkan sebelumnya.
c. Media Audio Visual
Media yang penyampaian pesannya dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera penglihatan.
Yang termasuk media audio visual:
1. Televisi
2. DVD
d. Media proyeksi
1. Overhead Projector (OHP) dan Overhead Transperency (OHT)
OHP adalah alat yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memproyeksikan transparansi kearah layar lewat atas atau samping kepala orang yang menggunakannya.
2. LCD

TEKHNIK PEMILIHAN MEDIA
1. Dasar Pertimbangan dalam Pemilihan Media
Beberapa penyebab orang memilih media antara lain adalah:
a. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah media.
b. Merasa sudah akrab dengan media.
c. Ingin memberi gambaran dan penjelasan.
d. Merasa media dapat berbuat lebih dari yang biasa dilakukan.
Alasan teoritis, alasan yang didasari atas teori yang telah ada.
Alasan praktis:
a. Apakah media yang bersangkutan relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
b. Apakah ada sumber informasi, katalog, dan sebagainya mengenai media yang bersangkutan.
c. Apakah perlu dibentuk tim untuk meriview yang terdiri dari calon pemakai.
d. Apakah media dipasaran yang telah divalidasi.
e. Apakah media yang bersangkutan boleh diriview terlebih dahulu
f. Apakah tersedia format review yang sudah dibakukan

2. Kriteria Dasar Memilih Media
Profesor Ely dalam kuliahnya di fakultas pasca sarjana IKIP Malang tahun 1982 mengatak bahwa pemilihan media merupakan komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan.
Menurut Dick dan Carley (1978)
Empat faktor dalam pemilihan media:
a. Ketersedian sumber setempat.
b. Apakah untuk membeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana, tenaga dan fasilitas.
c. Menyangkut keluwesan, kepraktisan, dan ketahanan media yang bersangkutan untuk waktu lama.
d. Efektivitas biayanya dalam jangka waktu yang panjang.

pertemuan 3

TEKHNIK PERANCANGAN DAN STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
1. Tekhnik/ Prosedur Perancangan Media Pendidikan
Prosedur pemilihan denga model ASSURE
a. Analysis learner character (analisis karakter siswa)
Analisis ini terbagi 2:
- Karakter umum, berkaitan dengan usia, pengalaman belajar sebelumnya, latar belakang keluarga, social budaya dan ekonomi.
- Karakter khusus, berkaitan dengan pengetahuan, skill dan sikap yang dimiliki siswa terlebih pembelajaran pada tingkat dasar.
b. State of objective (Tujuan Pembelajaran)
Jika dikaitkan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), ini akan dijadikan pijakan untuk prosedur selanjutnya. Hal ini berupa:
- Standar Kompetensi (SK)
- Kompetensi Dasar (KD)
- Indikator
Hail dan Janes (1976:48) membagi kompetensi menjadi lima:
- Kompetensi afektif
- Kompetensi kognitif
- Kompetensi psikomotor
- Kompetensi produk/ konsekuensi
- Kompetensi eksploratif/ eksperimen
c. Select or design material (memilih, merancang, memodifikasi yang sudah ada)
Selanjutnya adalah kegiatan memilih media, memodifikasi media yang sudah ada atau merancang sesuai kebutuhan.
d. Utilitiez material (uji coba media)
Menggunakan media dalam pembelajaran perlu diperhatikan langkah-langkah menggunkannya hal ini berbeda dengan setiap media yang kita pilih.
Media seyogyanya membuat siswa aktif , guru tidak boleh terlalu mengandalkan media. Misalnya, OHP.
e. Require learner respose (respon siswa)
Sasaran akhir dalam pembuatan media adalah harus dapat dipahami, dimengerti dan memudahkan siswa. Fokus media tidak hanya pada kemasan saja, namun lebih penting adalah kejelasan pesan.
Respons siswa dapat dilihat dari ekspresi, pendapat langsung, dari ketertarikan pada media, mudah atau sulitnya memahami pembelajaran dalam media serta bagaimana memotivasi siswa dalam menyimak pembelajaran dengan media.
f. Evaluate (evaluasi)
Evaluasi pada hakiktanya merupakan suatu proses membuat sesuatu keputusan tentang nilai suatu objek.
Tujuan evaluasi:
- Mengetahui tingkat pencapaian kompetensi siswa
- Mengukur pertumbuhan dan perkembangan siswa
- Mendiagnosis kesulitan belajar siswa
- Mengetahui hasil pembelajaran
- Mengetahui pencapaian kurikulum
- Mendorong siswa untuk belajar
- Mendorong guru untuk mengajar lebih baik
Prosedur pemilihan dengan model ANDERSON
Metode ini berkenaan dengan cara penyampaian media tersebut kepada siswa dalam hal ini perlu diperhatikan jumlah siswa, keadaan fasilitas belajar, sarana pendukung dan wakrtu yang tersedia.
Model bagan ANDERSON (1976):

Langkah 1


Langkah 2


Langkah 3

Langkah 4


Langkah 5

Langkah 6




Penjelasan:
- Langkah 1, menentukan karakteristik pesan yang akan disampaikan
- Langkah 2, mengkaji metode yang tepat
- Langkah 3, analisis pesan pembelajaran
- Langkah 4, menentukan media yang cocok dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta karakteristik siswa
- Evaluasi tentang baik buruknya
- Perencanaan untuk pengembangan dan produksi media

2. Strategi Penggunaan Media Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar

a. Persiapan sebelum menggunakan media
- Membaca buku petunjuk
- Mengikuti sesuai buku petunjuk
- Peralatan apa yang diperlukan
- Gunakan media dengan sebaiknya

b. Kegiatan selama menggunakan media
- Ketenangan
- Jangan mengganggu konsentrasi

c. Kegiatan tindak lanjut
- Melihat apakah tujuan telah dicapai
- Memantapkan materi yang disampaikan melalui media

pertemuan ke 4

MEDIA PENDIDIKAN DAN PROSES KOMUNIKASI PEMBELAJARAN
1. Proses Belajar Mengajar sebagai Proses Komunikasi
Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran/ media dan penerima pesan adalah komponen-komponen proses komunikasi.
Pesan berupa isi ajaran dan didikan yang ada dikurikulum dituangkan oleh guru atau suber lain kedalam simbol-simbol komunikasi, baik simbol verbal (kata-kata lisan atau tertulis) maupun simbol non verbal/ visual. Proses penuangan pesan ke dalam simbol-simbol komunikasi itu sering disebut encoding. Selanjutnya penerima pesan (bisa siswa, peserta lstihan ataupun guru dan pelatihnya sendiri) menafsirkan simbol-simbol komunikasi yang mengandung pesan-pesan tersebut disebut decoding.

2. Bentuk-bentuk Komunikasi
a. Komunikasi lisan
Pertukaran pesan melalui berbicara antara satu sama lain
b. Komunikasi tulisan
Media yang dipergunakan dengan memakai tulisan untuk melengkapi kekurangan yang terjadi pada komunikasi lain.
c. Komunikasi non verbal
Komunikasi yang dipergunakan gerakan tangan, badan, dan anggota tubuh lainnya.
d. Komunikasi formal
Terjadi dalam struktur organisasi yang mempunyai rangkaian komando

3. Tujuan dan Prinsip Komunikasi
Tujuan pokok dalam berkomunikasi adalah untuk mempengaruhi oranglain, dan menjadikan diri kita sebagai suatu agen yang dapat mempengaruhi oranglain, dan menjadikan diri kita sebagai suatu agen yang dapat menentukan atas lingkungan kita menjadi suatu yang kita maui. (Sugiyo, 2005:9)
Prinsip-prinsip komunikasi:
a. Suatu proses simbolik, sesuatu yang bersifat dinamis, sirkular dan tidak berakhir pada suatu titik, tetap terus berkelanjutan.
b. Proses berkomunikasi, gerak tubuh, ekspresi wajah (komunikasi non verbal).
c. Punya dimensi isi dan hubungan, setiap pesan komunikasi mempunyai dimensi isi dimana dari dimensi isi tersebut kita bisa memprediksi dimensi hubungan yang ada diantara pihak-pihak yang melakukan proses komunikasi.
d. Komunikasi berlangsung dalam berbagai tingkat.
e. Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu pesan komunikasi yang dikirimkan oleh pihak komunikan baik secara verbal maupun non verbal disesuaikan dengan tempat.
f. Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi, contohnya jika seseorang tersenyum, maka orang akan membalas senyumnya.
g. Komunikasi bersifat sistematik.
h. Semakin mirip latar belakang social budaya semakin efektif komunikasi.
i. Komunikasi bersifat nonsekuensial, proses komunikasi bersifat sirkular dalam arti tidak berlangsung dalam satu arah
j. Komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan transaksional. Konsekuensi dari prinsip bahwa komunikasi adalah sebuah proses
k. Komunikasi bersifat irreversible, setiap orang yang melakukan proses komunikasi tidak dapat mengontrol sedemikian rupa terhadap efek yang ditimbulkan oleh pesan yang dikirimkan.

4. Faktor Pendukung Komunikasi
a. Masalah bahasa
b. Pandangan yang berbeda
c. Ide yang dimiliki
d. Penilaian yang tidak tepat
e. Kepekaan antar pribadi
f. Perbedaan status dan latar belakang
g. Hambatan sosialis
h. Hambatan psikologis
i. Hambatan antropologis
j. Hambatan tekhnis
k. Hambatan sematik
l. Hambatan manusiawi

5. Teori Komunikasi
Menurut Leslie in Rue dan Oyd Byars,
Komunikasi adalah transfer informasi yang mempunyai arti bagi yang terlibat didalamnya.
Robert A Baront,
Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau kelompok (dikenal sebagai pengirim) menyalurkkan semacam informasi kepada oranglain atau kelompok (dikenal sebagai penerima)
6. Menciptakan Komunikasi Pembelajaran yang Efektif
Komunikasi pembelajaran efektif akan terjadi apabila isi pesan yang disampaikan pengirim dapat diterima baik oleh si penerima pesan. Dan kesesuaian antara media dengan isi pesan yang disampaikan.

pertemuan ke 5

PERKEMBANGAN DAN PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS TEKHNOLOGI TINGGI
1. Belajar Jarak Jauh (Distance Learning) dengan Perangkat E-Learning
E-learning merupakan singkatan dari Electronic learning. Merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yamg menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya, e-learning juga merupakan dasar dan konsekuensi logis dan perkembangan tekhnologi informasi dan komunikasi.
Menurut para ahli E-Learning adalah:
a. Chanhey, 2001
E-learning merupakan suatu jenis belajar yang menggunakan/ memungkinkan tersampainya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet/ jaringan komputer lain.
b. Learn Form, 2001
E-learning adalah sistem pendidikan yang menggukan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone.
c. Thomasroth, 2003 Afnabasca University, Wikipedia
E-learning adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan teaching material berbasis web hypermedia, multimedia, CD-RAM, atau websites, forum diskusi, perangkat lunak, kolaboratif.
Keuntungan e-learning:
a. Menghemat waktu proses belajar mengajar
b. Mengurangi biaya pendidikan
c. Menghemat biaya pendidikan pendidikan secara keseluruhan (infrastrutur, peralatan, buku)
d. Menjangkau wilayah lebih luas
e. Melatih pelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan

2. Multimedia dalam Pembelajaran
Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (bahasa latin, Nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam dan medium (bahasa latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaiakan/ membawa sesuatu. Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi.
(Rachmat dan Alphone, 2005/2008)
Pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran:
a. Pengenalan perangkat tekhnologi informasi dan komunikasi pada siswa.
b. Memberikan pengalaman baru dan menyenangkan, baik siswa maupun guru itu sendiri.
c. Pemanfaatan multimedia dapat membangkitkan motivasi belajar pada pembelajaran, karena adanya multimedia membuat presentasi pembelajaran lebih menarik.
d. Mengejar ketertinggalan akan pengetahuan tentang IPTEK dibidang pendidikan.
e. Multimedia dapat digunakan untuk membantu pembelajaran membentuk model mental yang akan memudahkannya membagi suatu konsep .
f. Mengikuti perkembangan IPTEK dll.
Multimedia terdiri dari 3 level:
a. Level Tekhnis, yaitu multimedia yang berkaitan dengan alat-alat tekhnis.
b. Level semiotic, yaitu representasi hasil multimedia seperti teks, gambar, grafik, table. Dll.
c. Level sensorik, yaitu yang berkaitan dengan saluran sensorik yang berfungsi untuk menerima tanda (sign).
Karakteristik multimedia pembelajaran:
a. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggambarkan unsur audio dan visual.
b. Bersifat interaktif, memiliki kemampuan untuk mengakomodasikan respon pengguna.
c. Bersifat mandiri, member kemudahan dan kelengakapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tampa bimbingan oranglain.
Format multimedia pembelajaran:
a. Tutorial
Dalam penyampaiannya dilakukan secara tutorial, sebagaimana layaknya tutorial yang dilakukan oleh guru/ instruktur.
b. Simulasi
Format ini mencoba menyamai proses dinamis yang terjadi di dunia nyata.
c. Percobaan/eksperimen dan permainan.
Kelebihan penggunaan multimedia dalam pendidikan:
a. Sistem pembelajaran lebih inovatif dan kreatif.
b. Mampu menggabungkan antara teks, gambar, audio, musik, animasi gambar atau video dalam satu kesatuan yang saling mendukung.
c. Mampu menimbulkan rasa senang selama proses belajar mengajar berlangsung.
d. Mempermudah menjelaskan materi yang selama ini sulit untuk diterngkan hanya dengan penjelasan/ alat peraga konvensional.
e. Media penyimpanan yang relatif gampangdan fleksibel

3. Bahan Pembelajaran Interaktif
Multimedia interaktif adalah segala sesuatu baik hardware maupun softwere yang mampu mengkondisikan siswa berinteraksi secara aktif mandiri dengan seperangkat pesan untuk pembelajaran yang terkemas secara harmonis baik teks maupun hyperteks terpadu dengan gambar, suara, video, film, animasi, untuk kepentingan pencapaian tujuan pembelajran terntentu.
(Thorn, 2006) mengajukan 6 kriteria untuk menilai multimedia interaktif:
a. Kemudahan navigasi
b. Kandungan kognisi
c. Presentasi informasi
d. Integrasi media
e. Artistik dan estetika
f. Fungsi secara keseluruhan

4. Bahan Ajar Berbasis Web
Tiga karakteristik utama yang merupakan potensi besar bahan ajar berbasis web:
a. Menyajikan multimedia
b. Menyimpan, mengolah, dan menyajikan informasi
c. Hyperlink

5. Audio Tape dan Video Tape
Rekaman video adalah merekam gamabr dan suara pada pita magnetik sebagai lawan untuk film atau media akses acak digital.
Tape adalah model linear menyimpan informasi dank arena hampir semua rekaman video yang dibuat saat ini adalah digital.
Digital audio tape (DAT) adalah rekaman sinyal dan menengah pemutaran dikembangkan oleh Sony diperkenalkan 1987. DAT memilik kemampuan untuk merekan dengan tahap sampling yang lebih tinggi.

6. Computer Based Training (CBT)
CBT merupakan proses pendidikan berbasis komputer dengan menggunakan media CD-RAM dan Disk-Dased sebagai media pendidikan. (Hartor, 2000)

7. Web Based Training (WBT)
WBT sering diindentifikasikan dengan e-learning, dalam media ini selain menggunakan komputer sebagai alat pendidikan, juga memanfaatkan internet. Sehinggaa orang akan mempelajari bahan pelajaran dapat mengakses dimana saja dan kapan saja ketika terhubung ke internet. (rosset, 2002).

8. International Network (INTERNET)
Jaringan komputer yang luas yang menghubungkan pemakai, komputer satu dengan komputer yang lainnya, dan dapat berhubungan dengan komputer dari satu Negara ke Negara lain diseluruh dunia. Dimana di dalamnya terdapat berbagai anaeka informasi.
Fasilitas dalam internet:
- Browsing
- E-mail
- Chatting
- World, Wide, Web (www)
- Link mailing list
- Newsgroup
- Download
- upload

DAFTAR PUSTAKA
-//bahan ajar Armiati S.pd M.Pd-mata kuliah pengetahuan administrasi//
-http//goeroendeso.wordpress.com/2009/02/07/peran-penting-media-dalam-pembelajaran/
-Sadiman, S Arief dkk. 2010. Media Pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatan. Jakarta: RAJAWALI PERS
-www.docstoc.com/docs/46511845/ Teknik-Pemilihan-Media



Tidak ada komentar:

Posting Komentar