Jumat, 09 Desember 2011

curcol.com ^^

Tujuan masuk Pend. Ekonomi:
Tujuan saya kuliah dijurusan pendidikan ekonomi karena saya termotivasi dari guru saya ketika SMA atau MA KMI dulu, ibu itu masuk ketika saya sudah duduk di kelas XI IS, ibu itu guru baru. Ketika saya duduk di kelas X saya merasa jenuh juga belajar ekonomi karena guru saya waktu kelas X itu pemarah sekali dan dia pernah memberi kesan yang tak menyenangkan pada saya karena dia menuduh saya memberi contekan pada teman saya, padahal sama sekali saya tidak pernah mencontek. Akhirnya nilai ekonomi saya kelas X adalah 6,5 . Hal ini membuat saya kesal. Dan sempat membenci pelajaran ekonomi, meskipun dalam hati saya, saya ingin tetap mengambil jalur IS (Ilmu Sosial) untuk melanjutkan pendidikan saya. Tapi semenjak ketemu guru baru tersebut saya merasa nyaman untuk belajar ekonomi apalagi akuntansi dan Alhamdulillah nilai saya bagus-bagus sampai waktu UN (Ujian Nasional) tiba. Dan ketika SNMPTN( Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) saya memilih pendidikan ekonomi UNP (Universitas Negeri Padang) sebagai pilihan pertama saya, dan pilihan kedua saya adalah hukum UNAND (Universitas Andalas), dan Alhamdulillah saya lulus di Pendidikan Ekonomi UNP. Itulah kisah saya mengapa saya memilih Pendidikan Ekonomi.
Alasan menjadi guru:
Ketika SD saya memang bercita-cita jadi guru, tapi ketika SD dulu saya belum bisa menentukan, mau jadi guru apa saya kedepannya. Ketika SMP atau DMP saya sempat bercita-cita untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Karena menurut saya Bahasa Inggris tersebut cukup menyenangkan. Tapi ketika saya duduk diawak kelas X saya juga sempat bercita-cita menjadi dokter gigi, tapi pemikiran seperti itu hanya sebentar, karena saya sempat jatuh ketika melihat nilai fisika saya hanya 5 dan nilai tersebut tidak mencapai standar yang ditetapkan. Hal ini yang mengurungkan niat saya untuk menjadi dokter gigi, karena saya beranggapan bahwa orang yang ingin menjadi dokter harus memiliki kualifikasi nilai yang baik khususnya pada mata pelajaran matematika, kimia, fisika, dan biologi.
Ketika semester 2 saya sempat bercita-cita menjadi guru sejarah, karena saya beranggapan bahwa pelajaran sejarah adalah pelajaran yang sangat gampang dan tidak ada hitung-hitungannya. Ternyata pemikiran seperti itu salah, pelajaran sejarah itu sangat-sangat tidak menyenangkan bagi saya, karena membuat saya ngantuk. Dan hal yang harus digaris bawahi tidak ada pelajaran yang tidak ada hitung-hitungannya. Karena sampai diakhirat pun kita akan bertemu hitung-hitungan itu.
Oh ya, satu lagi. Saya memilih untuk menjadi guru karena guru adalah pekerjaan mulia dan menyenangkan. Karena setiap hari kita akan bertemu murid-murid yang memiliki tingkah pola yang berbeda.

3 komentar: